ASUS ExpertBook PM3 Adalah Contoh Bagaimana Fitur AI Seharusnya Ada di Laptop

expertbook pm3 1 scaled

Belakangan ini, AI jadi topik yang sering muncul tiap kali ngomongin laptop. Banyak perangkat sudah dibekali fitur berbasis AI, dengan cara penerapan yang bermacam-macam.

Tapi saat dipakai kerja sehari-hari, yang terasa justru bukan soal seberapa banyak AI yang ada, melainkan bagaimana fungsinya hadir dan mendukung alur kerja.

Dari sini, ASUS ExpertBook PM3 menarik untuk dilihat lebih dekat.

Bukan karena klaim tertentu, tapi karena cara AI ditempatkan di laptop ini terasa menyatu dengan kebutuhan kerja profesional.

Kenapa bisa begitu? Inilah alasan kenapa ASUS Expertbook PM3 ini layak dijadikan contoh laptop AI sesungguhnya

ASUS ExperBook PM 3 Hadirkan AI Mulai Dari Pondasinya, Yaitu Prosesor AMD Ryzen AI

Pendekatan AI di ExpertBook PM3 dimulai dari dapurnya, yaitu prosesor AMD Ryzen AI yang digunakan. Di sini, AI tidak berdiri sebagai lapisan tambahan, tapi sudah menjadi bagian dari arsitektur sistem itu sendiri.

Prosesor ini menggabungkan CPU, GPU, dan NPU dalam satu paket kerja.

NPU berperan khusus untuk menangani tugas-tugas berbasis AI, sehingga proses tersebut tidak membebani CPU utama. Dampaknya terasa cukup sederhana, tapi penting: sistem tetap responsif, kipas tidak mudah bekerja berlebihan, dan alur kerja terasa konsisten.

Pendekatan seperti ini relevan untuk profesional kantoran yang sehari-harinya berpindah dari satu tugas ke tugas lain. AI berjalan di latar belakang, tanpa mengubah cara kerja pengguna atau menuntut adaptasi yang ribet.

ASUS ExpertMeet, Contoh Fitur AI yang Fungsional Buat Para Pekerja Kantoran

Contoh paling jelas dari fitur AI di laptop ini bisa kita lewat ASUS ExpertMeet.

Alih-alih membuat aplikasi AI terpisah yang jarang dibuka, fitur ini langsung masuk ke aktivitas kerja yang memang sering dilakukan: meeting.

Saat rapat online berlangsung, AI membantu mencatat poin penting, menampilkan subtitle, hingga menerjemahkan percakapan secara langsung. Semua terjadi tanpa harus berpindah aplikasi atau mengatur ulang cara meeting berjalan.

Menariknya, fungsi-fungsi ini tidak dibuat untuk mencuri perhatian. Tidak ada kesan pamer teknologi.

AI di sini berperan sebagai pendukung, membantu pengguna tetap fokus ke isi diskusi, bukan ke urusan administratif di sekitarnya.

Di lingkungan kerja profesional, pendekatan seperti ini terasa lebih relevan. AI hadir sebagai alat bantu yang menyatu dengan rutinitas, bukan sebagai fitur yang harus “dipamerkan”.

ASUS Expertbook PM3 Hadirkan Spesifikasi yang Mendukung Kerja AI

Agar AI di laptop berjalan mulus, tentu dibutuhkan spesifikasi pendukung yang seimbang.

ASUS ExpertBook PM3 dibekali RAM DDR5 berkapasitas besar dan SSD NVMe yang cepat, sehingga proses AI lokal bisa berjalan tanpa hambatan.

Layarnya juga dirancang untuk durasi kerja panjang. Resolusi 2.5K dengan refresh rate 144Hz membuat tampilan teks dan visual terasa nyaman, terutama untuk pekerjaan yang menuntut perhatian detail.

Ini penting karena AI bukan bekerja sendirian, tapi mendukung aktivitas yang dilakukan berjam-jam di depan layar.

Dari sisi konektivitas, port yang lengkap dan dukungan jaringan modern membuat laptop ini mudah masuk ke berbagai setup kerja, baik di kantor, ruang meeting, maupun kerja hybrid. Semua elemen ini saling menguatkan, membentuk satu sistem kerja yang utuh.

Implementasi AI di ASUS ExpertBook PM3 Lengkap Dengan Fitur Keamanan Data

Di ExpertBook PM3, fitur AI bekerja langsung di dalam laptop.

Proses seperti pencatatan meeting atau pemrosesan konten tidak perlu dikirim ke server luar, sehingga data tetap berada di perangkat.

Cara kerja ini didukung oleh sistem keamanan seperti TPM, sensor sidik jari, dan pelindung kamera. Artinya, fitur berbasis AI berjalan di jalur yang sama dengan mekanisme keamanan laptop, bukan di luar sistem.

Dengan model seperti ini, fitur AI bisa digunakan untuk mendukung pekerjaan tanpa menambah lapisan risiko, terutama saat berurusan dengan data kerja yang sensitif.

ASUS ExpertBook PM3 memberi gambaran bagaimana fungsi AI di laptop bisa dihadirkan sebagai bagian dari sistem kerja, bukan sebagai elemen yang berdiri sendiri. Perannya menyatu dengan aktivitas kerja, membantu proses yang memang terjadi sehari-hari, tanpa mengubah cara orang bekerja.

Lewat prosesor AMD Ryzen™ AI, fitur ASUS ExpertMeet, dan spesifikasi pendukung yang dirancang seimbang, ExpertBook PM3 memperlihatkan bagaimana fungsi AI ditempatkan secara relevan dalam pengalaman kerja profesional.

Fokusnya bukan pada istilah atau klaim, melainkan pada peran AI dalam mendukung alur kerja yang sudah ada.

Ikuti @teknovrs.com di TikTok dan @teknovrsdotcom di Instagram untuk info terbaru seputar tech dan gadget!